in

Matari feat Sophia Latjuba – Tak Bisa Menunggu

@dematobing – Seberapa lamakah kamu bisa menunggu cewekmu selesai berdandan? seberapa lamakah kamu bisa menunggu cowokmu yang tidak kunjung datang menjemputmu?Seberapa lamakah kamu bisa menunggu untuk terus jomblo? seberapa lamakah kamu bisa menunggu penulis yang terlalu banyak melakukan tulisan yang mengandung omong kosong ini? Ada hal yang bisa ditunggu dan ada pula yang tidak bisa ditunggu. Ketika situasinya sudah mendesak dan memaksa, sudah jelas kita tidak bisa menunggu.

Music, Beat, More mungkin adalah tiga (3) kata yang terucap ketika penulis pertama mendengarkan lagu yang berjudul “Tak Bisa Menunggu” yang dipersembahkan oleh musisi asal Indonesia yaitu Matari dan Sophia Latjuba. Anggota band dari Matari sendiri bukan orang baru di dunia hiburan Indonesia. Matari yang beranggotakan Indra Birowo, Rendi Haroen dan Robby Tremonti ini terbentuk karena adanya rasa cinta yang besar kepada musik.

Memang banyak artis-aktor di Indonesia ini yang juga mencoba peruntungannya di dunia musik (it’s ok.. semua punya hak untuk melakukan hal itu…), namun sayang tidak semua dari mereka bisa mempersembahkan musiknya kepada penikmatnya dengan baik. Mungkin dalam waktu 1-2 bulan lagunya meledak dan sering diputar di radio-radio maupun televisi (namun sayang acara musik di televisi sudah tidak bermutu) dan setelah itu hilang dan tenggelam begitu saja. Entah alasannya apa kok mereka banyak yang tenggelam tetapi yang jelas musik terkesan hanya menjadi embel-embel menambah popularitas saja. Bagaimana dengan Matari? apakah band ini terbentuk juga karena hanya untuk embel-embel itu? Mari kita buktikan dengan melihat dan mendengar Lyric Video dari Matari ft Sophia Latjuba yang berjudul “Tak Bisa Menunggu” di bawah ini :

Lagu “Tak Bisa Menunggu” ini seperti menghancurkan pendapat dan pandangan mengenai artis-aktor yang menggunakan musik sebagai embel-embel popularitas saja. Bukan nama besar yang membuat lagu ini terasa luar biasa tetapi semuanya murni dari nada, lirik dan beat yang mereka ciptakan dan bawakan. Pada awal lagu kita bisa mendengarkan unsur dance music dan trance cukup kental sebelum part reff. Ketika musik memasuki part reff, kekuatan organic power pop seperti memberikan efek ledak pada lagu “Tak Bisa Menunggu”. Mungkin perpaduan dance music dengan organic power-pop ini sering kita dengarkan di beberapa musik luar negeri tapi cukup asing di Indonesia. Aransemen yang cukup berat ini juga melibatkan DJ Rama Rival yang merupakan DJ yang senior baik di Indonesia dan internasional. Bukan hal yang mudah memadukan 2 unsur musik seperti lagu “Tak Bisa Menunggu” terutama pada beat-nya yang terkadang lambat dan terkadang cepat tetapi tetap nyaman untuk dinikmati. Keseriusan dan kreativitas yang tinggi menjadi poin utama dari lagu ini. Tidak hanya itu, Sophia Latjuba yang juga bukan pemain baru lagi di dunia musik Indonesia memberikan efek yang lembut untuk mengimbangi vocal Rendi Haroen yang karakter suaranya cukup berat ala pop-rock. Perpaduan beat dan bass yang asyik ditambah dengan suara distorsi gitar membuat penikmat musik Indonesia menjadi ketagihan.

Indra Birowo yang sering kita kenal dengan pelawak, aktor layar lebar dan layar kaca sebagai drummer bersama dengan vokalis Matari Rendi Haroen yang juga asisten sutradara dan gitarisnya Robby Tremonti memberikan inspirasi bagi kita bahwa menciptakan musik yang luar biasa dengan nama besar saja tidaklah cukup karena eksplorasi dan kreativitas dalam penyusunan nada sangat diperlukan.

rbt

Feature image edited by Sumarwan Agus

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Selalu Di Hati – Paper Plane

Kapan Ke Jogja Lagi ?